KAP Telah Berubah

Entah apakah saya harus bangga atau prihatin dengan reformasi ini. Seperti yang sudah saya utarakan, blog KAP telah mengalami gelontoran badai kritik yang keras, yang memaksa saya untuk berpikir lagi untuk apa KAP ini dilahirkan: untuk apa? Makin lama, tumpukan pertanyaan itu semakin melimpah dan meledak, ada yang melenceng jalur dari KAP. Blog ini dimaksudkan untuk mempertanyakan kemapanan -dari sudut pandang pecundang-, dan saya lupa bahwa ada darah yang mengalir, yang mungkin hanya dimiliki segelintir orang, cinta terhadap arsitektur. Saya arsitektur, saya pecundang, dan saya diterpa rasa marah sendirian, mengarungi kota Buaya yang panas luar biasa ini.

Kegundahan ini akhirnya mencetak embrio yang kemudian membuat saya memutuskan: KAP harus berubah. Berubah menuju arungan yang membangun, tidak sekedar membabi buta tanpa arah. Untuk itu sebelumnya saya harus mengucapkan terima kasih atas masukan dari teman-teman. KAP telah mengalami pencerahan yang sangat gelap, maka dari itu, diharapkan atmosfer ini akan tetap ada, menghantui dunia arsitektur yang sebagian sedang mengalami proses pengaratan. Seseorang, karyanya, pemikirannya, tidak akan dibabi buta melainkan akibat apa yang dia ciptakan sendiri, dan itu adalah konsep mutlak dari KAP. Terlebih lagi, bayangkan saja bila yang menjadi “Babi Buta” adalah tak lain seorang pecundang.

Oleh karenanya perombakan gila-gilaan terpaksa saya tunaikan. Pertama, seluruh tulisan terdahulu beserta komentarnya dengan berat hati harus saya hapus karena tidak tergolong dalam konsep KAP yang baru. Meskipun mungkin, masih ada beberapa yang memiliki relevansi dengan arsitektural, ada beberapa konten yang menyinggung pihak tertentu dan dikhawatirkan akan menjadi pemicu kerusuhan di waktu mendatang sehingga ikut terkena penghapusan. Kedua, halaman depan bukan lagi berisi post KAP, namun menjadi semacam pembuka sebuah website, sekaligus upaya saya untuk mengangkat atmosfer Kepecundangan. Untuk mengetahui tulisan terbaru, dapat ditemukan pada segmen terbawah pada blog. Berikut pula terdapat komentar terkini dan kategori. Kotak pencarian dapat dimanfaatkan pada kotak di bawah ketiganya, ini berarti menempati pondasi terbawah blog, sebelum footer. Terakhir, saya harap dalam menanggap sebuah tulisan, untuk mencantumkan nama terang anda demi mempermudah komunikasi yang lebih terbuka dan sehat. Cukup demikian pemberitahuan dari saya, mohon maaf atas perubahan yang sangat kentara ini.

Dan terakhir, yang paling penting, momen itu tibalah juga…

Mari menyanyi dan bergembira bersama KAP
Mari menyanyi dan bergembira bersama KAP!

KAP bukan lagi Kami Adalah Pecundang, tapi sekarang ia adalah Kami Arsitek Pecundang.

Iklan

12 Responses to KAP Telah Berubah

  1. Farid Racmansyah berkata:

    alhamdulillahi robbal alamiin….

    dengan ini lembaran baru telah dimulai

    BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM…..

  2. AM Putra berkata:

    Ya. Tambahan, dengan ini KAP resmi hanya memiliki penulis tunggal, dan ‘memberhentikan’ seluruh penulis lainnya. Terima kasih atas kontribusinya!

  3. vira berkata:

    akhirny… kirain uda bener2 ‘mati’
    moga2 blog yang ini bener2 membawa manfaat buat semuany…

  4. AM Putra berkata:

    Yang penting manfaatnya. Tul…

  5. Agung berkata:

    mmm….

    menurutku lebih asyik yang sebelumnya…
    soalnya bener2 kontroversial….
    bener2 maen perasaannya orang banyak…
    lebih banyak mengkonsumsi adrenalin kita….

    aku ngerasa yang blog yng sebelumnya itu punyakku jg meskipun aku g pernah nulis artikel, meskipun cuma nulis ngalor-ngidul g jelas, tp aku tetep ngerasa iku blog ku juga.
    soale kon nggowo jenenge 2002. beda sama yang ini (kyknya?)…….kon nggowo jeneng mu dhewe(kyoke??!!)

    tapi gapopo lah bos….what ever you do…
    segala peruabahan yang terjadi iku tak dukung, asal hari ini lebih baik dari kemaren, dan besok lebih baik dr hari ini dst.

    no pain no gain lah..

    wassalam.wr.wb
    ps:kita ketemu di arena futsal gebang oke…….!!!

  6. AM Putra berkata:

    Ya itu kuncinya. Saya tidak mau membawa-bawa segolongan tertentu. Disamping bisa berpeluang memancing keributan di air keruh, jangkauan blog ini berikut pemikirannya akan menyempit. Juga bukankah karakter 2002 adalah keliaran berpikir yang bebas-luas?

  7. tika berkata:

    ron..tapi kok content nya jadi STD begini sihh?
    kenapa gak namanya aja dirubah? apa gitu yang gak bawa2 arsitektur dengan gamblang.tapi gereget isinya tetep nendang!!!

  8. AM Putra berkata:

    Soal standar, KAP memang sudah tidak lagi membahas kehidupan pribadi seseorang, dan tendangan memang lebih diarahkan pada dunia arsitektur. Soal blog yang membahas teman-teman, akan dibuat blog lain. Sabar Mbak.

  9. satriopiningit berkata:

    yoa bener awakmu ron…. ngko digaeno blog liyo maneh gae 2002… ben kabeh iso kroyokan maneh..

    tp blog iki yo ketoan sip… luwih kool, kalem dan simple.
    coba sering kon promosikno ng milis.. lak yo insyaAllah bakalan luwih rame maneh ron… oke boz!

  10. AM Putra berkata:

    Oke. Trims.

  11. Datyo berkata:

    Mas Putra, peno lagi mengalami proses…ketepakan ae pas dipisuhi wong akeh. Lak dijupuk positipe yo gak popo. Sak jane artikel sing marai kisruh iku di lebokno maneh ae nang kene, (sing endi se ?) tapi diulas kesalahan peno dalam menilai iku opo. Gak popo… wong proses belajar kok… pertama pecundang tapi iso maleh dadi jagoan….
    btw aku dhewe yo arsitek pecundang, bayangno wis 16 taun gak tahu nyekel sing jenenge arsitek. Saiki baru mbalik maneh belajar yo opo carane dadi arsitek …yo belajar maneh CAD, belajar perancangan, ..aku dhewe sing tuwek sik mengalami proses…opo maneh sampeyan sing sik jik enom…

  12. AM Putra berkata:

    Waduh artikel penyebab bencana-e sik ana nang komputerku Mas Datyo, mung aku wedi iku isa mbuka borok lawas. Intine masalah Kekeliruan Jurnalisme wae kok. Tapi duduk iku sing paling penting. Sampeyan follow-up blog iki terus yo…

    Halah, umur duduk halangan kanggo kesuksesan. Wong arsitek iku rentang kesuksesane meh pada ambek dokter kok, sekitar umur 45-50an.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: